Tips Berwisata Kuliner yang Sehat dan Aman

Wisata dan kuliner bagaikan dua mata uang yang tak terpisahkan. Ketika kita pergi berwisata, biasanya kita pun akan tertarik mencicipi kuliner setempat, baik berupa makanan khas daerah atau makanan jenis lainnya. Bahkan tidak jarang ada yang memang sengaja pergi berwisata kuliner untuk menikmati aneka rupa makanan, mulai dari kue, minuman, hingga masakan yang lezat dan nikmat lainnya.

Tips Berwisata Kuliner yang Sehat dan Aman

Bagi sebagian orang, mereka tidak bisa menikmati kuliner sebebas orang lain karena mungkin punya alergi tertentu, sensitif terhadap makanan yang kurang bersih. Bahkan, bagi orang yang sehat dan bisa memakan apapun, mereka juga tetap harus mengontrol diri agar terhindar dari kolesterol dan berbagai macam penyakit yang bisa timbul akibat makan sembarangan.

Agar kegiatan wisata kuliner yang kamu jalani tetap menyenangkan dan menyehatkan, kamu harus memperhatikan lima poin berikut ini.

Tips berwisata kuliner yang sehat

Batasi makanan yang digoreng

Orang Indonesia memang suka banget dengan goreng-gorengan atau makanan-makanan yang digoreng. Bahkan pisang hingga nangka juga tidak luput. Padahal, minyak goreng yang digunakan adalah minyak yang apabila dipanaskan akan berubah jadi minyak tengik. Minyak jenis ini merupakan sumber kolesterol jahat dan lemak trans yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Yang lebih parah lagi, tidak jarang sajian kuliner digoreng dengan minyak yang sudah digunakan berkali-kali. Nah, agar enggak gampang sakit, sebaiknya batasi makanan-makanan yang digoreng.

Hindari makanan yang itu-itu aja

Yang dimaksud dengan makanan yang itu-itu saja adalah makanan yang bahannya sama, walaupun metode pengolahan atau resepnya berbeda. Misalnya, hari ini makan sate kambing, besoknya makan tongseng kambing, lusa makan nasi goreng kambing; model gaya makan yang seperti ini sangat berbahaya.

Untuk menghindarinya, pastikan kamu memvariasikan makanan setiap hari. Dan pastikan kamu banyak memasukkan sayur dan buah-buahan ke dalam menu makanan harianmu.

Konsumsilah secukupnya makanan-makanan yang bisa memicu penyakit seperti daging berlemak, makanan olahan seperti bakso atau sosis, serta makanan-makanan yang rendah serat, vitamin, dan mineral.

Jangan lupa bertanya

Kalau kamu punya alergi tertentu seperti alergi udang (seafood), alergi kacang, dll. Kamu wajib bertanya sebelum membeli. Pastikan makanan-makanan yang akan kamu konsumsi tersebut bebas dari pemicu alergi.

Kurangi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula

Makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, baik itu gula buatan, gula asli, atau gula alami dari buah-buahan, sebaiknya dikurangi. Selain dapat menyebabkan kenaikan berat badan, makanan dan minuman manis juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, kerusakan hati, resistensi hormon insulin, disfungsi metabolik, hingga diabetes.

Olahraga secara teratur

Kalau kamu sering makan berlebihan, maka tubuhmu akan menampung lebih banyak lagi sisa-sisa makanan yang tidak habis digunakan. Agar makanan-makanan tersebut tidak menumpuk dan terakumulasi setiap hari di tubuhmu, sebaiknya kamu rutin berolahraga atau workout minimal 1 jam setiap hari.

artikel ini didukung oleh promescent spray

0