Macam-Macam Nyamuk dan Penyakit yang Dibawanya. Nyamuk jenisnya ada bermacam-macam. Menurut beberapa penelitian, jenis nyamuk tidak kurang dari 3500. Jumlah tersebut tentu saja bukan jumlah yang sedikit. Namun walaupun tidak semuanya berbahaya, khususnya nyamuk betina, apabila menggigit ada beberapa yang dapat menyebabkan kita sakit karena mereka membawa semacam virus.

Berikut adalah beberapa macam nyamuk yang membawa berbagai jenis penyakit yang cukup umum dan sebaiknya diketahui.

  1. West Nile Virus

Virus ini banyak ditemukan di negara Amerika Serikat, Timur Tengah, Eropa, Afrika, serta Asia Barat dan Tengah.

Orang yang terkena virus west nile, biasanya, awalnya tidak memiliki gejala apapun. Satu dari lima orang yang tergigit mungkin saja akan mengalami demam atau gejala lainnya seperti flu.

Orang yang terinfeksi serius penyakit tersebut dapat mengalami pembengkakan pada otak atau meningitis. Bisa juga menyebabkan kematian namun jarang sekali terjadi.

  1. Nyamuk dapat menyebabkan radang otak

Beberapanya virus yang ditularkan oleh nyamuk dapat menyebabkan peradangan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Namun jenis nyamuk dan virus yang dibawa juga sangat tergantung pada lokasi serta tempat tinggal nyamuk tersebut.

nyamuk-nyamuk berbahaya biasanya datang dari Karibia, Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, Asia Tenggara, Pasifik Barat terutama Jepang, dan beberapa negara di timur serta yang lokasinya tidak jauh dari Sungai Mississippi.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa yang cukup kita kenal yaitu diantaranya adalah, nyamuk pembawa virus malaria, nyamuk culex yang membawa penyakit kaki gajah, serta nyamuk penyebab demam berdarah.

  1. Perawatan mereka yang terkena virus akibat gigitan nyamuk

Pada umumnya dokter akan memberikan obat tertentu untuk meringankan demam dan sakit tenggorokan. Biasanya pasien akan membutuhkan perawatan darurat segera setelah gejala berat terjadi. Beberapa gejala yang mungkin akan timbul diantaranya adalah kejang, otot menjadi lemah, kebingungan, dan dapat juga menyebabkan kerusakan otak serta komplikasi lainnya.

  1. Virus zika

Pertama kali virus ini ditemukan di Afrika tahun 1940-an. Zika kemudian menyebar ke sebagian Kepulauan Pasifik Selatan dan Amerika Tengah termasuk Asia Tenggara, Meksiko dan Karibia.

Kebanyakan orang juga tidak tahu dan tidak sadar bahwa mereka memiliki virus zika di dalam tubuhnya. Gejala untuk virus ini biasanya cukup ringan dan akan muncul kurang dari seminggu. Beberapa tanda yang biasanya muncul antara lain, nyeri pada sendi atau otot, demam, mata merah dan ruam.

Virus ini juga dapat menyebabkan beberapa masalah serius seperti sindrom guillain barre dan cacat lahir. Sindrom guillain barre adalah kondisi dimana sistem saraf terganggu dan dapat menjadi lumpuh dan lemah. Namun orang yang terkena virus tersebut tetap bisa sembuh apabila segera ditangani.

Sedangkan masalah serius lain yang dapat disebabkan oleh virus ini selain cacat lahir adalah mikrosefali. Kondisi tersebut akan menyebabkan kepala bayi menjadi kecil dan tidak sepenuhnya berkembang. Bayi kemungkinan besar akan mengalami masalah dengan perkembangan atau pertumbuhan dan intelektualnya.

Hingga saat ini tidak ada vaksin untuk mencegah virus. Dan ibu hamil direkomendasikan untuk melindungi diri dari berbagai gigitan nyamuk.

  1. Virus chikungunya

Kebanyakan virus ini ditemukan di Karibia dan Amerika Selatan. Virus menyebabkan sakit parah pada sendi dan bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Untuk mengatasinya, pasien perlu beristirahat dan memperbanyak asupan cairan serta kemungkinan besar akan memberikan beberapa obat penghilang rasa sakit.

  1. Demam berdarah

DBD atau demam berdarah adalah penyakit yang paling banyak kita temukan di Indonesia dan paling sering menyerang, terutama pada musim-musim hujan. Gejala yang ditimbulkan diantaranya adalah: demam tinggi, kemudian hidung dan gusi berdarah, serta menyebabkan pasien merasa sangat tidak nyaman.

Untuk mengobatinya pasien, mereka harus istirahat total dan mendapatkan pengobatan segera dari dokter.

Apabila terlambat diantisipasi, demam berdarah dapat menyebabkan pembuluh darah bocor, dapat menyebabkan cairan menumpuk di perut dan paru-paru serta dapat menyebabkan kematian.

  1. Malaria

Malaria adalah penyakit kuno yang menyebabkan kematian cukup banyak. Tercatat setidaknya 600.000 orang mati di seluruh dunia karena penyakit malaria.

Pada umumnya malaria banyak ditemukan di daerah-daerah yang dilalui garis khatulistiwa seperti Afrika, termasuk juga Indonesia terutama di Papua Nugini, Kalimantan, Sumatera dan daerah-daerah lain yang memiliki iklim tropis seperti Pasifik.

Untuk mencegah malaria seseorang bisa diobati atau diberikan vaksin.

  1. Mengatasi gigitan nyamuk

Untuk menghindari agar berbagai jenis nyamuk yang membawa virus tidak menggigit, ada baiknya kamu mulai membersihkan lingkungan dengan menghilangkan semua genangan air yang dapat berpotensi jadi tempat bertelur nyamuk. Kuras secara rutin bak mandi, tempat-tempat menampung air seperti tandon, dan lain-lain.

Gunakan obat nyamuk apapun merek dan jenisnya, entah itu HIT Obat Nyamuk atau yang lainnya. Namun ingat, selalu perhatikan petunjuk penggunaannya.

Apabila kamu pergi ke luar ruangan, misalnya pergi ke kebun atau ke tempat-tempat yang rawan nyamuk, pastikan kamu melindungi diri dengan pakaian yang tertutup, dengan menggunakan obat nyamuk oles atau yang lainnya.

5