Kalau kamu baca judul di atas, kamu mungkin akan mengernyitkan dahi. Karena teorinya, untuk menurunkan berat badan kita perlu mengurangi porsi makan sekaligus olahraga. Itu memang benar. Namun sebenarnya tanpa mengurangi porsi makan pun kita tetap bisa menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga dan Tanpa Mengurangi Porsi Makan

Ubah pola makan

Kalau selama ini kamu masih terbiasa makan 3X (kali) dengan porsi besar (sarapan, makan siang, dan makan malam). Kini saatnya kamu mengubah kebiasaan tersebut. Ubahlah kebiasaan makan 3 kali sehari menjadi 5 atau 6 kali sehari. Tapi ingat, porsinya harus setengah dari porsi makanmu yang biasanya.

Cara ini dianggap lebih efektif membantu menurunkan berat badan karena bisa membantu menurunkan nafsu makan, sehingga kita tidak akan tertarik untuk ngemil. Cara ini sekaligus merupakan cara yang efektif untuk mengurangi porsi makan secara perlahan.

Makanan olahan vs makanan utuh

Kamu pasti mengenal Dewi Hughes yang dulu pernah punya berat badan sampai 150 kg, tapi sekarang BB do’i hanya tersisa 75 kg saja.

Kok bisa!? Padahal ia mengaku nggak tahan dengan “lapar” sehingga makan lebih sering (setiap 2 jam sekali).

Jadi, bagaimana cara Dewi Hughes menurunkan berat badan?

Rahasianya, Hughes mengganti makanan-makanan olahan yang selama ini ia konsumsi dengan makanan-makanan utuh (real food). Tau kan bedanya antara makanan olahan dan makanan utuh?

Makanan olahan seperti bakso, sosis, kue, mie, nasi, atau berbagai jenis makanan yang terbuat dari tepung perlu kamu hindari. Sebaliknya, beralihlah ke makanan utuh atau real food seperti semangka tanpa di jus, kubis mentah, apel, pisang, mentimun segar, tomat, dan sejenisnya.

Ganti sumber karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks

Nasi dan roti (roti putih) adalah sumber karbohidrat sederhana. Dinamakan karbohidrat sederhana karena makanan ini kaya karbohidrat namun rendah serat dan nutrisi. Makanan jenis ini sangat mudah bikin kita gemuk, terutama apabila dikonsumsi pada malam hari atau apabila dikonsumsi secara berlebihan ketika kita tidak banyak melakukan aktivitas.

Jika ingin menurunkan berat badan, kurangi nasi dan gantilah dengan kentang, jagung, atau sumber karbohidrat kompleks lainnya seperti pisang dan buah apel.

Makan malam di sore hari

Makan terlalu dekat dengan waktu tidur (istirahat di malam hari) akan membuat tubuh mudah gemuk karena makanan yang kita konsumsi sebagian besar tidak habis dipakai. Jika tidak terpakai, tubuh akan mengubahnya menjadi lemak untuk dijadikan sebagai energi cadangan.

Untuk menghindari agar lemak tidak terakumulasi, kamu wajib makan malam lebih awal, misalnya di sore hari, sehingga makanan-makanan yang kamu konsumsi sempat diubah menjadi energi dan digunakan oleh tubuh.

0