Kelebihan berat badan adalah momok bagi setiap orang. Tidak hanya bikin penampilan jadi tidak enak dipandang, tapi sering juga bikin kita jadi bahan bully-an yang bikin minder dan malu. Menurut penelitian, kegemukan 50% lebih mematikan dibandingkan dengan merokok.

Mungkin banyak diantara kamu yang bertanya-tanya, benarkah kegemukan sedemikian berbahaya? Sebenarnya fakta tersebut tidak mengherankan, mengingat kegemukan (akibat kelebihan lemak) adalah pemicu berbagai macam penyakit kronis seperti: kanker, gangguan otak, penyakit jantung koroner, hipertensi atau darah tinggi, gangguan saluran pernapasan, diabetes, stroke, osteoarthritis, gangguan kesuburan (pria dan wanita), hingga depresi.

Agar memiliki tubuh yang sehat, kita dianjurkan untuk menjaga berat badan ideal. Kamu bisa mengukur berat ideal tubuhmu dengan menggunakan indeks BMI. Kalau kamu kelebihan berat badan, kamu wajib segera menurunkannya agar resiko terkena berbagai penyakit yang telah disebutkan di atas bisa diturunkan.

Benarkah Diet Oatmeal Efektif Menurunkan Berat Badan?

Selain berolahraga, ahli kesehatan juga menganjurkan kita untuk melakukan diet. Adapun diet untuk menurunkan berat badan, bentuknya bermacam-macam. Salah satunya adalah Diet Oatmeal. Benarkah diet oatmeal bisa diandalkan untuk menurunkan berat badan? Bagaimana cara kerjanya?

Diet Oatmeal

Kamu pasti sudah tidak asing dengan oatmeal bukan? Oatmeal adalah makanan olahan yang terbuat dari gandum yang di uap dan digiling. Sebelum disajikan, biasanya oatmeal hanya perlu diseduh dengan air panas atau dimasukkan ke dalam microwave, setelah itu bisa dinikmati.

Makanan ini juga biasanya dikonsumsi pada saat sarapan. Di dalamnya terkandung serat larut yang bisa menyerap air, yang akan menyebabkannya oatmeal berubah menjadi gel. Jadi, karena oatmeal berubah (mengembang) ketika berada di lambung setelah menyerap air, maka lambung pun akan jadi penuh. Inilah yang akan menyebabkan kita akan merasa kenyang lebih cepat dan lebih lama. Efeknya, kita tidak akan makan berlebihan dan tidak akan terlalu sering makan.

Jadi masuk akal apabila oatmeal dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan atau untuk mengendalikan berat badan. Tidak hanya baik dikonsumsi pada saat sarapan, oatmeal juga bisa dimanfaatkan sebagai cemilan sehat pengganti cemilan tidak sehat. Seperti keripik kentang, keripik singkong, kue, roti putih, atau yang sejenisnya, yang jelas-jelas akan bikin berat badan kita terus naik.

Manfaat lain oatmeal

Tidak hanya bisa menekan nafsu makan, oatmeal yang mengandung serat larut ternyata juga bermanfaat untuk mengurangi kolesterol jahat (LDL). Karena alasan tersebut, oatmeal dianggap sebagai makanan yang bisa menurunkan risiko serangan jantung.

Oatmeal juga bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah dan mencegah kanker karena di dalamnya terkandung serat larut serta magnesium dan fitokimia.

Mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana bisa oatmeal begitu menyehatkan dan menjanjikan? Sebenarnya, dibandingkan dengan beras merah yang dianggap sebagai beras sehat, kandungan serat yang terdapat di dalam oatmeal justru 3 kali lebih banyak.

0