9 Tips Penting Menghadapi Musim Hujan, Indonesia memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada musim kemarau, cuaca tidak begitu berbeda, atau seditaknya tidak berubah secara drastis. Karena pada musim hujan matahari tetap bersinar dengan terik dan panasnya juga tetap menyengat.

Pada musim hujan maupun musim kemarau cuaca tetap bisa hangat, nyamuk-nyamuk tetap bisa bertahan hidup. Karena seperti pada umumnya, selain banjir, pada musim hujan yang paling dikhawatirkan dan paling sering menjadi biang masalah adalah nyamuk.

Ada beberapa cara untuk menghadapi musim hujan agar tidak terserang berbagai penyakit mulai dari diare, banjir, penyakit demam berdarah dan lain-lain termasuk juga kebocoran rumah.

  1. Perbaiki rumah yang bocor

Langkah pertama untuk mengantisipasi musim hujan adalah dengan memperbaiki bagian yang bocor pada atap rumah. Walaupun tidak mudah untuk membenahi kebocoran rumah pada musim panas, namun hal tersebut tetap bisa dilakukan dengan mengidentifikasi tempat-tempat yang dicurigai.

  1. Bersihkan selokan

Selokan atau parit di depan rumah bisa menjadi sarang nyamuk pada musim panas. nyamuk-nyamuk tersebut biasanya berbentuk larva dan akan menetas pada musim hujan. Agar nyamuk tidak menetas pada musim hujan, sebaiknya kamu mulai membersihkan selokan atau parit yang kira-kira airnya tergenang.

Selain itu, cara ini juga akan bermanfaat untuk melancarkan selokan agar pada musim hujan nanti air tetap bisa mengalir dengan lancar dan tidak menyebabkan kebanjiran.

  1. Bersihkan semak belukar dan rumput-rumput di sekitar rumah

Jika pada musim panas rumahmu dikelilingi rumput dan semak belukar, tidak menutup kemungkinan bahwa di musim hujan nanti, rumput dan semak belukar tersebut akan semakin tumbuh subur dan tinggi.

Untuk mengantisipasi agar nyamuk tidak bersembunyi di sana, sebaiknya kamu mulai membersihkan semak belukar tersebut.

  1. Jelajahi sekeliling rumah

Mulailah terlebih dahulu dari dalam rumah. Bersihkan semua tempat yang dapat menampung air seperti ember, bak mandi, atau tempayan. Setidaknya kuras bak mandi seminggu sekali untuk menghindari jentik-jentik nyamuk yang ada.

Tempat-tempat yang sulit dibersihkan seperti tandon sebaiknya diberikan abate atau obat anti nyamuk untuk air yang aman.

Selain di dalam rumah, kamu juga harus menyisir sekeliling rumahmu untuk menemukan benda-benda yang sekiranya dapat menampung air. Botol bekas, kaleng bekas cat, atau benda-benda yang berbentuk seperti mangkok sebaiknya disingkirkan atau dikubur.

Karena semua benda yang dapat menampung air berpotensi mempermudah nyamuk berkembang biak pada saat musim hujan nanti.

  1. Sediakan obat nyamuk

Pada musim hujan, biasanya nyamuk lebih ganas dibandingkan dengan ketika musim panas. Selain itu, jumlahnya juga biasanya lebih banyak. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kamu sebaiknya menyiapkan obat nyamuk sesuai dengan kebutuhan. Obat nyamuk bakar juga biasanya cukup nyaman digunakan pada musim hujan terutama apabila kamu suka membuka jendela dan pintu. Sedangkan pada malam hari ketika cuaca lebih dingin, ketika kita menutup semua pintu dan jendela, obat nyamuk dengan jenis yang lainnya, misalnya obat nyamuk semprot atau obat nyamuk elektrik akan lebih efektif dan tidak mengganggu terutama karena mereka tidak berasap. Soal merek tergantung dari individu. Kamu pasti menggunakan beberapa merek obat nyamuk di luar sana yang dijual dipasar. Obat nyamuk berkualitas ada banyak jenisnya mulai dari HIT Obat Nyamuk dan lain-lain.

  1. Sediakan payung dan jas hujan

Lagi kamu yang selama ini tidak memiliki payung, cobalah untuk membeli payung dan disediakan di rumah untuk mengantisipasi apabila kamu akan keluar ke tempat-tempat yang dekat dalam kondisi hujan. Selain itu, kamu juga bisa membeli payung yang didesain dengan ukuran pendek agar bisa dimasukkan di jok motor dan tas agar mudah dibawa kemana-mana.

Jas hujan juga tidak boleh kalau mau lupakan. Terlebih bagi kamu yang menggunakan kendaraan roda dua untuk hilir mudik. Namun tidak hanya bermanfaat untuk melindungimu dari hujan pada saat berkendara, jas hujan juga bisa kamu gunakan ketika berada dirumah dan harus keluar untuk melakukan sebuah pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti membetulkan atap yang bocor atau yang lainnya pada saat hujan. Pilihan untuk jas hujan, gunakanlah jas hujan berbentuk pakaian seperti jaket dan celana.

  1. Antisipasi atap bocor

Pada musim panas terkadang kita tidak mengidentifikasi dengan benar letak kebocoran rumah. Untuk mengantisipasi rumah bocor pada musim hujan, ada baiknya kamu membeli beberapa bahan anti bocor sehingga, begitu atap bocor kamu bisa langsung naik ke atap dan menambalnya.

  1. Antisipasi banjir

Telah disebutkan sebelumnya, untuk mengantisipasi banjir, kamu harus membersihkan dan melancarkan selokan sebelum musim hujan datang. Namun tidak hanya itu, kamu juga harus mengetahui kondisi lingkungan. Jika tahun lalu atau tahun sebelumnya pernah banjir, maka sudah saatnya kamu mengantisipasinya dengan meletakkan barang-barang atau benda-benda yang rawan rusak di tempat yang lebih tinggi.

  1. Siapkan pakaian hangat dan selimut

Mulailah membuka lemari dan ambil pakaian-pakaian hangat serta selimut yang selama ini tidak digunakan untuk dicuci dan dibersihkan, kemudian dipersiapkan menghadapi musim hujan.

0