Penyakit bisa datang dari mana saja. Dan, menjaga kesehatan keluarga membutuhkan peran serta semua anggota keluarga terutama orang tua. Kadangkala, kita menganggap remeh hal-hal kecil yang seringkali bersumber dari kebiasaan sehingga kita menganggapnya tidak akan memberikan pengaruh besar. Namun sayangnya hal tersebut justru bisa menjadi masalah besar dikemudian hari.

Contoh kecil, menyikat gigi sebelum tidur adalah kebiasaan kecil yang seringkali dianggap remeh namun dampaknya cukup besar. Menyikat gigi sebelum tidur dianggap remeh karena tidak dibiasakan sejak kecil.

Selain itu, ada banyak hal-hal kecil lainnya yang seringkali kita anggap remeh namun bisa berdampak cukup besar. Berikut adalah 7 diantaranya.

  1. Meletakkan sikat gigi di kamar mandi dan jarang menggantinya

Tidak banyak yang tahu bahwa sikat gigi juga bisa menjadi sumber penyakit dan bahkan bisa menjadi media tersebarnya berbagai penyakit.

Menurut penelitian, jika kita meletakkan sikat gigi di tempat yang sama dengan milik orang lain atau keluarga yang lain, terlebih apabila sikat gigi tersebut nempel satu dengan yang lainnya, maka itu bisa menjadi salah satu media menyebarnya berbagai virus, bakteri, dan parasit yang bersumber dari pegguna sikat gigi tersebut.

Sikat gigi yang tidak pernah diganti juga bisa menjadi sumber penyakit. Ada banyak kuman yang berpindah dari mulut kita ke sikat gigi setelah menyikat gigi. Jika tidak rutin direndam dengan air panas, setidaknya seminggu sekali dan diganti setiap 3 bulan sekali, sikat gigi akan sangat berbahaya.

  1. spons cuci piring yang sering direndam

Sudah jadi kebiasaan ibu-ibu rumah tangga untuk merendam spons cuci piring pada air sabun di wadah tertentu untuk memudahkan mereka agar tidak bolak-balik menyiapkan air sabun dan dengan alasan untuk kepraktisan merekapun tidak pernah mengeringkan spons tersebut.

Tidak sulit untuk menduga bahwa spons tersebut mengandung berbagai bakteri dan penyakit. Karena bakteri sangat mudah tumbuh pada tempat-tempat yang lembab, terlebih apabila tempat tersebut adalah spons yang kita gunakan untuk mencuci piring.

Spons yang kita gunakan sudah pasti menyerap lemak, kotoran, dan berbagai hal dari perabotan kotor yang kita cuci. Jika tidak langsung dibersihkan dan dikeringkan setelah digunakan, bisa dibayangkan berapa jumlah bakteri yang tersimpan di dalamnya dan terus menumpuk dari hari ke hari kemudian ditransfer ke piring, gelas, sendok, dll.

  1. Kipas angin yang kotor

Hal sepele yang bisa menjadi sumber penyakit lainnya adalah kipas angin yang tidak dibersihkan.

Bukan rahasia apabila banyak diantara kita yang benar-benar malas melakukannya karena untuk membersihkan kipas angin, karena kita harus melepas beberapa baut untuk membersihkan kipas dan filter atau pelindungnya.

Berbagai partikel seperti debu, serbuk sari, serat kertas dan kain, rambut, dan lain-lain terhisap oleh kipas angin dan menempel kemudian setiap kali dihidupkan, kipas angin tersebut akan menghamburkan kembali beberapa partikel sehingga terhirup oleh kita. Beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan oleh kipas angin yang kotor dan tidak pernah dibersihkan antara lain alergi dan sesak nafas.

Sudah waktunya kamu meluangkan waktu setidaknya dua minggu sekali atau sebulan sekali untuk membuka kipas angin dan membersihkannya serta mencucinya, lalu gunakan juga disinfektan untuk mensterilkannya.

Kamu bisa membuat disinfektan sendiri dengan menggunakan air hangat atau air panas yang dicampurkan dengan air lemon.

  1. Tidak gosok gigi sebelum tidur

Kebiasaan baik gosok gigi sebelum tidur akan membuat umur kita semakin panjang dan bisa membuat kita menikmati kebahagiaan hidup lebih lama.

Karena, kamu pasti tahu bahwa sebagian orang rela sakit hati daripada harus sakit gigi.

Parahnya lagi, tidak sikat gigi setelah makan dan sebelum tidur membuat gigi mudah keropos, berlubang, dan bahkan mulut pun akan menjadi bau.

Jika kebiasaan ini tidak dimulai sejak kecil, tidak perlu menunggu usia tua, pada usia muda pun, kamu akan mengalami sakit gigi. eEntah itu gigi berlubang, gusi bengkak atau yang lainnya.

  1. Satu gelas untuk semua

Ada beribu-ribu bakteri yang tersembunyi di dalam mulut kita. Terlebih apabila kita jarang sikat gigi, bakteri tersebut bisa berpindah ke berbagai tempat termasuk sendok dan gelas.

Bagi kamu yang sering menggunakan gelas orang lain atau gelas yang sudah digunakan oleh anggota keluarga lain, berhati-hatilah karena ada berbagai kuman dan bakteri atau penyakit yang tertinggal di sana dan bisa berpindah ke mulutmu dan kemudian tertelan.

Jadi, biasakan menggunakan gelas baru dan cuci gelas setelah digunakan untuk dikeringkan.

  1. Tidak pernah mensterilkan smartphone

Sadar atau tidak, setiap hari tangan kita berkeringat, kita menyentuh berbagai hal dan terkadang kita tidak mencucinya setelah dari WC, kemudian tanpa rasa bersalah, kita langsung meraih smartphone. Ohh..

Memegang smartphone dengan tangan yang berkeringat dan kotor tentu saja sudah pasti akan membuat smartphone tersebut juga ikut kotor. Namun tidak hanya kotoran, smartphone dianggap sebagai salah satu tempat bersarangnya berbagai bakteri, bahkan terkadang bisa lebih kotor dibandingkan dengan toilet.

Kalau kamu tidak rutin membersihkannya, menyentuh smartphone sebelum makan dan tidak mencuci tangan terlebih dahulu akan membuatmu mudah sakit. Atau setidaknya, imun tubuhmu akan menurun sehingga kamu rentan terhadap flu, batuk, atau penyakit penyakit lainnya.

Untuk mensterilkan smartphone, lakukanlah setidaknya dua hari sekali dengan menggunakan cairan seperti alkohol atau disinfectant lainnya.

  1. Menggunakan obat nyamuk bakar di ruang tertutup

Apa yang kita hawatirkan di malam hari? Nyamuk adalah salah satunya. Nyamuk memang seringkali berkeliaran pada malam hari.

Jadi tidak heran apabila banyak orang yang kemudian menutup pintu dan jendela untuk mencegah agar nyamuk tidak masuk. Kemudian diikuti dengan menghidupkan obat nyamuk bakar di dalam ruangan yang tertutup tersebut.

Situasi seperti ini akan sangat berbahaya, terlebih apabila dilakukan setiap malam. Berbagai penyakit sudah pasti akan menyerang, mulai dari sesak nafas, penyakit paru-paru dan bahkan mungkin berbagai jenis kanker akibat racun yang terhisap.

Apabila kamu ingin keluarga tetap sehat, maka cobalah untuk membuka pintu atau jendela agar sirkulasi udara menjadi lebih lancar pada saat menghidupkan obat nyamuk bakar.

Pilihlah obat nyamuk bakar terbaik untuk melindungi keluargamu. Di luar sana, ada banyak jenis obat nyamuk bakar seperti HIT obat nyamuk misalnya. Selain itu, kamu juga tidak boleh lupa untuk menjauhkan letak obat nyamuk, setidaknya 2 meter dari tempat kamu duduk.

0