6 Tips Tidur dengan Jendela Terbuka. Sekarang di mana-mana lahan makin sempit dan rumah-rumah makin mepet. Dampaknya, suasana di dalam rumah menjadi sedikit lebih panas dibandingkan biasanya. Tidak hanya pada siang hari, namun pada malam hari juga bergadang cukup gerah sehingga sulit untuk tidur nyenyak.

Ada banyak cara agar tubuh bisa sedikit lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan memasang AC. Namun AC harganya tidak bisa dikatakan murah disamping butuh listrik yang lumayan banyak. Alternatif yang paling banyak dipakai adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Namun sayangnya, kipas angin seringkali membuat badan pegal-pegal dan masuk angin bahkan kentut-kentut pada saat pagi.

Tidur malam dengan angin yang lebih segar sebenarnya bisa kita dapatkan dengan membuka jendela. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan apabila tiduran dengan jendela terbuka.

  1. Waspadai pencurian

Tidak bisa tidak, ini adalah hal yang paling dikhawatirkan pada saat kita membuka jendela di malam hari saat tidur. Banyak orang yang mungkin lalu-lalang di depan rumah. Mereka mungkin saja tidak berniat untuk mencuri, namun karena ada kesempatan maka hal tersebut bisa terjadi.

Solusinya, kamu bisa memasang terali besi pada jendelamu agar lebih leluasa membuka jendela pada saat malam. Tidak hanya itu, pada saat rumah ditinggalkan, terali besi juga akan sangat membantu terutama untuk menyulitkan pencurian.

  1. Semakin malam udara akan semakin dingin dan kamu harus waspada

Pada saat kita mulai tidur, rasa gerah biasanya belum hilang. Namun seiring berjalannya waktu, terutama apabila hari sudah mulai larut dan menjelang pagi, udahlah akan semakin dingin dan menggigit. Supaya kamu nggak mudah sakit, sebaiknya tidurlah dengan menyiapkan selimut. Jadi pada saat kamu membutuhkannya, kamu tinggal menariknya lalu melanjutkan tidur.

  1. Kamu juga harus waspadai nyamuk

Membuka jendela pada malam hari sebenarnya dapat membantu mendinginkan suasana di dalam rumah. Namun sayangnya, membuka jendela membuat nyamuk dengan leluasa masuk dan menggigit kita hingga bentol-bentol.

Saking parahnya dan saking banyaknya nyamuk, saat ini tidak jarang kita melihat rumah-rumah yang ventilasinya ditutupi dengan jaring-jaring kecil agar nyamuk tidak bisa masuk. Namun sayangnya, jaring-jaring kecil tersebut ternyata tidak hanya memblok nyamuk, melainkan juga memblok udara yang seharusnya bisa keluar-masuk dengan lancar.

Tapi kamu nggak perlu lagi khawatir karena kamu bisa mengandalkan obat nyamuk. Supaya enggak batuk-batuk dan gak sesak napas akibat asap obat nyamuk, pilih saja obat nyamuk elektrik. Soal merek itu tergantung dari apapun yang kamu percaya cukup berkualitas. Contoh,HIT Obat Nyamuk atau yang lainnya.

  1. Hati-hati dengan hujan

Pada saat membuka jendela di malam hari, terutama apabila jendelamu dibuka menyamping dan bukannya vertikal, kamu perlu waspada terhadap hujan.

Yang perlu kamu waspadai, sebisa mungkin jangan meletakkan barang elektronik, entah itu smartphone, tablet, atau laptop di dekat jendela yang terbuka karena rentan terkena tempias alias rinai hujan.

Selain itu, benda-benda yang mudah basah juga sebaiknya tidak diletakkan di dekat jendela. Kamu juga perlu berhati-hati apabila angin bertiup dengan kencang pada saat hujan sehingga bisa menyebabkan kamarmu kebanjiran.

  1. Binatang tertentu juga bisa masuk melalui jendela

Ada banyak binatang yang berkeliaran pada malam hari untuk mencari makanan. Tidak hanya mencari makanan, terkadang binatang-binatang tersebut juga secara insting bisa masuk ke dalam kamar kita karena terasa lebih hangat.

Jadi, apabila rumahmu berada di tempat yang rawan terutama di tempat-tempat yang binatang malamnya sangat banyak, cobalah untuk selalu waspada.

Agar binatang tidak berniat untuk masuk ke dalam kamar, kamu bisa memanfaatkan gorden untuk menutupi jendela.

Namun agar angin tetap bisa masuk, cobalah memilih gorden yang memiliki celah-celah kecil sehingga udara lembab di luar tetap bisa menembus gorden.

  1. Waspada flu dan pilek

Pada saat saat cuaca terlalu dingin, tidur dengan membuka jendela sebenarnya bukan alternatif. Terlebih karena tubuh kita pada saat tidur biasanya lebih dingin karena metabolisme yang berjalan lambat. Ditambah dengan cuaca di luar yang juga dingin, hal tersebut dapat menyebabkan imun tubuh kita menurun sehingga rentan terhadap flu atau pilek.

0