15 hal tentang nyamuk yang tidak kamu tahu, Ada banyak fakta mengenai nyamuk yang sebenarnya tidak kita tahu. Kita hanya tahu bahwa semua nyamuk suka menggigit dan menghisap darah. Namun faktanya, hanya nyamuk betina saja yang suka menggigit. Karena nyamuk betina membutuhkan protein yang berasal dari darah untuk membantu agar telurnya bisa berkembang. Berbeda dengan nyamuk jantan yang hanya membutuhkan nektar sehingga mereka lebih suka berada di antara bunga-bunga.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah fakta-fakta menarik mengenai nyamuk yang mungkin tidak kamu tahu.

  1. Setidaknya ada 3500 spesies nyamuk

Mungkin kamu pernah mendengar beberapa nyamuk seperti nyamuk aides aigepty yang menyebarkan virus demam berdarah, nyamuk zika, nyamuk culex penyebab penyakit kaki gajah, nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit chikungunya dan lain-lain. Namun kenyataannya, setidaknya ada 3500 spesies nyamuk di luar sana yang sudah teridentifikasi hingga saat ini.

  1. Asal kata mosquito yang berarti nyamuk dalam bahasa Inggris

Tahukah kamu bahwa “Mosquito” berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “benda kecil yang terbang”. Kata tersebut menurut beberapa tulisan ilmiah berasal dari abad ke-16. Sedangkan di afrika dan selandia baru serta australia nyamuk biasa disebut “Mozzies”.

  1. Nyamuk tidak memiliki gigi

Kita sering mengatakan bahwa nyamuk menggigit seolah-olah nyamuk tersebut memiliki gigi. Namun faktanya, nyamuk sebenarnya tidak memiliki gigi untuk menggigit. Mereka menggigit dengan menggunakan belalai. Belalai tersebut bergerigi dan bisa menembus kulit untuk menemukan kapiler. Setelah itu mereka akan melepaskan cairan yang dapat membekukan darah dan kemudian menarik darah melalui salah satu dari dua tabung yang ada pada belalai tersebut.

  1. Nyamuk bisa minum darah hingga 3 kali berat tubuhnya

Seekor nyamuk yang menghisap darah dari korbannya dapat minum hingga 3 kali lipat berat tubuhnya. Namun kamu tidak perlu khawatir karena untuk bisa menghabiskan darah manusia dewasa, nyamuk membutuhkan sekitar 1,2 juta gigitan.

  1. Tahukah kamu bahwa nyamuk betina bisa bertelur hingga 300 butir.

Ya, biasanya telur tersebut disimpan di tempat-tempat yang tergenang dan di tempat-tempat yang lembab. Telur nyamuk betina bisa mencapai 300 butir. Nyamuk betina bisa bertelur hingga 3 kali sebelum akhirnya mereka mati.

  1. Nyamuk menghabiskan 10 hari pertama kehidupan mereka di dalam air

Kita hanya tahu bahwa nyamuk adalah makhluk yang bisa terbang dan tampaknya tidak tahan terhadap air. Namun faktanya, 10 hari pertama kehidupan mereka dihabiskan di dalam air dan air sangat diperlukan untuk menetaskan telur menjadi larva yang disebut winglers.

Winglers tersebut mendapatkan makanan dari bahan organik di dalam air dan menghirup oksigen dari permukaan. Mereka kemudian berkembang menjadi kepompong. Selama beberapa hari nyamuk akan berubah menjadi pupa dan kemudian berubah menjadi nyamuk dewasa.

  1. Nyamuk bisa berhibernasi

Nyamuk merupakan makhluk berdarah dingin. Sangat suka tinggal pada suhu yang hangat lebih dari 50-80 derajat F. Pada suhu kurang dari 50 derajat, mereka akan berhibernasi. Biasanya mereka akan mencari tempat-tempat untuk bersembunyi yang cukup hangat mulai dari gudang, di kolong rumah, dan di lubang-lubang seperti lubang tanah atau lubang pohon.

  1. Rata-rata nyamuk berumur kurang dari 2 bulan

Nyamuk jantan memiliki kehidupan dengan umur yang paling pendek biasanya hanya 10 hari atau kurang. Sedangkan nyamuk betina memiliki umur yang lebih panjang dan mereka bisa hidup kurang lebih 2 bulan. Itupun hanya dengan syarat bahwa kondisi lingkungan cukup ideal. Namun beberapa jenis nyamuk betina, terutama yang tinggal di daerah-daerah dingin atau nyamuk salju biasanya bisa berhibernasi dan bertahan hingga 6 bulan.

  1. Nyamuk jantan bisa mengenali nyamuk betina dari suara sayapnya

Mungkin kamu tidak pernah mendengar hal ini. Namun nyamuk betina bisa mengepakkan sayapnya hingga 500 kali per detik. Dan nyamuk jantan hanya perlu mengenali suara kepakan sayap dari nyamuk yang ada di sekitarnya untuk membedakan jantan dan betina.

  1. Nyamuk bisa mencium bau nafas manusia

Nyamuk memiliki reseptor pada antena yang bisa mendeteksi karbondioksida yang dilepaskan atau dihembuskan oleh manusia.

  1. Nyamuk sudah ada sejak periode jurasik

Sejak zaman dinosaurus nyamuk sudah ada dan bahkan telah ditulis dalam beberapa karya dari orang-orang terkemuka jaman dahulu seperti Aristoteles 300 SM, dan oleh Sidonius Apollinaris pada 467 sebelum masehi.

  1. Bakteri bisa digunakan untuk membunuh larva nyamuk

Bacillus Thuringiensis Israelensis adalah bakteri komersial yang biasanya diproduksi dan dijual dalam bentuk pelet atau bubuk biasanya dicampurkan ke dalam air di mana larva nyamuk hidup. Bubuk tersebut akan menghasilkan protein yang dapat berubah menjadi racun apabila larva memakannya.

  1. Deet adalah obat anti nyamuk yang paling ampuh

Ini merupakan obat nyamuk paling ampuh karena nyamuk tidak menyukai baunya. Sebuah produk yang mengandung 10% deet dapat melindungi manusia hingga 90 menit.

  1. Predator nyamuk yang paling utama adalah ikan dan capung

Di seluruh dunia ini yang membantu kita mengontrol populasi nyamuk adalah ikan karena mereka memakan larva nyamuk. Selain itu, capung juga biasanya melakukan hal yang sama, terutama dengan memangsa nyamuk dewasa.

  1. Obat nyamuk semuanya terbuat dari racun

Obat nyamuk yang dijual secara bebas di pasaran rata-rata dibuat dari racun dan mengandung racun. Entah itu merek HIT Obat Nyamuk atau yang lainnya. Jadi, pada saat menggunakannya sebaiknya kamu berhati-hati dan cuci tanganmu setelah menyentuhnya.

Baca juga :

  1. Cara Menjaga Agar Gudang Bebas Nyamuk
  2. Cara Mencegah Gigitan Nyamuk di Luar Rumah
  3. Cara Bijak Menghindarkan Bayi dari Gigitan Nyamuk
  4. 8 Tips Menggunakan Obat Nyamuk Bakar
  5. 9 Tips Penting Menghadapi Musim Hujan
3